-->
By :
Nurwansyah
Pemanenan buah dan hasil perbanyakan tanaman khususnya cangkok pada tanaman
hortikultura pada umumnya dilakukan pagi hari antara pukul07.00-09.00 karena
buah dalam kondisi segar dan berat buah dalam keadaan optimal karena penguapan buah
sangat sedikit.
1. Pemanenan Buah Naga (Dragon Fruit)
Buah naga merupakan tumbuhan menjalar dengan tinggi antara 1,5-2,5 meter.
Dengan batang tanaman berbentuk segi tiga yang memiliki duri dibagaian tepi
batang. Bunga tanaman buah naga merupakan bunga sempurna yang memiliki mahkota,
kelopak, kepala putik, benang sari. Mahkota bunga berwarna hijau ketika muda
dan merah jika tua. Kelopak bunga berwarna puti. Sedangkan benang sari dan
kepala sari serta kepala putik berwarna kuning. Buah tanaman berwarna merah
yang muncul disetiap cabang tepatnya di bagian duri.
Alat dan bahan panen buah naga yaitu :
1. Gunting potong
2. Keranjang buah
Kreteria
buah naga yang telah masak atau siap panen adalah :
1. Buah telah berwarna merah tua (untuk buah naga merah)
2. Mahkota bunga telah mengering pada bagian ujungnya
3. Struktur buah telah lembut atau tidak keras
Cara
memanen buah naga (Dragon Fruit)
1. Pilih buah yang memenuhi kreteria panen
2. Pegang bagian ujung buah naga
3. Miringkan sedikit untuk mempermudahkan pemotongan buah
4. Potong pangkal buah atau tangkai buah dengan gunting buah
Harga satuan buah naga (wilayah
Pekanbaru)dilihat dari ukuran buah. Ukuran buah dapat dikelompokkan dalam tiga
kelompok yaitu besar, sedang dan kecil. Untuk ukuran besar 30.000/kg, sedang
25.000/kg dan ukuran kecil 10.000/kg.
2. Pemanenan Buah Belimbing
Kreteria buah belimbing siap dipanen
adalah :
1. Buah telah berwarna kuning minimal 90%
2. Struktur buah keras
3. Ukuran telah maksimal
Cara pemanenan dilakukan dengan cara manual yaitu memetik buah yang telah
masak menggunakan tangan.
3. Pemanenan Buah Melon
Kreterian buah melon siap dipanen yaitu telah berumur 2 bulan (70 hari
setelah tanam) dan tangkai buah sudah lepas dari tangkai atau mulai retak.
Pemanenan dilakukan dengan menggunakan gunting panen atau pisau catter untuk
memotong tangkai buah. Setelah pemanenan dilakukan sartasi buah menurut ukuran
buah yaitu besar minimal berat buah 1,6 kg, sedang minimal 1- ,5 kg dan kecil
dibawah 1 kg.
Alat yang digunakan adalah : pisau cutter, gunting potong, timbangan,
kamera dan alat-alat tulis.
4. Produksi cangkok
Produksi
cangkok atau pemanenan cangkok merupakan suatu kegiatan memanen hasil
pencangkokan yang telah memunuhi kreteria sebagai berikut :
1. Telah berumur minimal 3 bulan
2. Telah mengeluarkan akar
3. Akar telah berwarna keoklat-coklatan
Alat-alat
dalam pemanenan cangkokan :
1. Gergaji untung memotong cangkokan
2. Gunting potong untuk memotong cabang dan daun pada batang cangkokan
3. Gerobak atau angkong untuk mengangkut cangkokan ke nursery
Cara
pemanenan cangkok yaitu :
1. Pilihlah cangkokan yang telah muncul akarnya dan telah berwarna putih atau
kecoklat-coklatan
2. Potong batang bagian bawah cangkokan dengan jarak 2-3 cm dengan gergaji
3. Setelah itu, pangkas cabang dan daun pada cangkokan tersebut dan sisakan
1/3 dari jumlah daun dan cabang yang ada dengan gunting potong
4. Kemudian letakkan cangkokan kedalam angkong atau gerobak dengan disusun
rapi dan setelah itu dibawa atau dikumpulkan ke nursery untuk di tanam ke dalam
media persemaian yang telah disediakan
Salam perdamaian,
Semoga bermanfaat untuk kemajuan pertanian Indonesia, tulisan ini
berdasarkan hasil praktikum yang saya lakukan beberapa bulan lalu disalah satu
perusahaan swasta terkemuka di Indonesia, PT Arara Abadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar