Rabu, 08 Februari 2012

hilangnya keadilan "ku" di rumah "ku"sendiri

Didalam sebuah negara hukum selalu mengedepankan " kesetaraan didalam hukum bagi seluruh lapisan masyarakatnya" tetapi, sengat ironi bila sebuah negara hukum dimana masyarakatnya saling berlomba-lomba untuk mengelabuhi dan mengaakal-akalin hukum. hehehe.. pencitraan yang sangat-sangat tidak masuk akal. namun apa mau dikata itu lah kenyataan yang telah terjadi di negara ku tercinta ini, yang harus rela digerogoti oleh segelintir orang yang mengaku dirinya pembuat hukum dan aturan, penguasa dan pengadil.
lihatlah kesegala penjuru dinegri ini, apa yang anda temukan?
"KETIDAK ADILAN"

benar sekali, sebagai contoh : pejabat berlomba-lomba menaikan taraf hidupnya dengan segala cara dan tipu daya sementara dia lupa dari mana dan karna siapa dia bisa meenjadi seperti yang saat ini. bahkan dia tak malu kepada orang lain dan bisa tertawa serta tidur nyeyaknya sementara masyarakat disekeliling rumahnya meronta-ronta, menjerit, menangis karna ketidak keberdayaan mereka atas apa yang telah ia tidak pernah lakukan.
bukti ketidakadilan lain yang merampas keadilanku di rumahku sendiri seperti pencuri ayam vs korupsi

1. pencuri masuk penjara setelah digebuk masa sampai hampir mati, koruptor? naik mobil mewah, dikawal, jadi sorotan dan semakin terkenal
2. pencuri masa tahanannya lebih lama ketimbang koruptor pencuri ayam umumnya diatas 3 tahun koruptor 3 tahun sekian-sekian tau-tau udah bebas
3. introgasi yang dilakukan pencuri pada umumnya mengunakan kekerasan sedangkan koruptor dengan senyuman dan jabat tangan

bagaimana dengan tanggapan kawan-kawan dan saudara-saudara tentang kondisi seperti ini? apakah kita harus tetap begini dan trus begini atau perlu adanya sebuah tindakan yang nyata dari kita? jika ada, tindakan sperti apakah itu?


Trim's

Tidak ada komentar:

bagaimana pendapat anda mengenai blog ini?