Senin, 19 September 2011

PEMANENAN BUAH DAN CANGKOKAN


-->
By :
Nurwansyah

Pemanenan buah dan hasil perbanyakan tanaman khususnya cangkok pada tanaman hortikultura pada umumnya dilakukan pagi hari antara pukul07.00-09.00 karena buah dalam kondisi segar dan berat buah dalam  keadaan optimal karena penguapan buah sangat sedikit.
1. Pemanenan Buah Naga (Dragon Fruit)
Buah naga merupakan tumbuhan menjalar dengan tinggi antara 1,5-2,5 meter. Dengan batang tanaman berbentuk segi tiga yang memiliki duri dibagaian tepi batang. Bunga tanaman buah naga merupakan bunga sempurna yang memiliki mahkota, kelopak, kepala putik, benang sari. Mahkota bunga berwarna hijau ketika muda dan merah jika tua. Kelopak bunga berwarna puti. Sedangkan benang sari dan kepala sari serta kepala putik berwarna kuning. Buah tanaman berwarna merah yang muncul disetiap cabang tepatnya di bagian duri.
Alat dan bahan panen buah naga yaitu :
1.      Gunting potong
2.      Keranjang buah
Kreteria buah naga yang telah masak atau siap panen adalah :
1.      Buah telah berwarna merah tua (untuk buah naga merah)
2.      Mahkota bunga telah mengering pada bagian ujungnya
3.      Struktur buah telah lembut atau tidak keras
Cara memanen buah naga (Dragon Fruit)
1.      Pilih buah yang memenuhi kreteria panen
2.      Pegang bagian ujung buah naga
3.      Miringkan sedikit untuk mempermudahkan pemotongan buah
4.      Potong pangkal buah atau tangkai buah dengan gunting buah
Harga satuan buah naga  (wilayah Pekanbaru)dilihat dari ukuran buah. Ukuran buah dapat dikelompokkan dalam tiga kelompok yaitu besar, sedang dan kecil. Untuk ukuran besar 30.000/kg, sedang 25.000/kg dan ukuran kecil 10.000/kg.
2. Pemanenan Buah Belimbing
            Kreteria buah belimbing siap dipanen adalah :
1.      Buah telah berwarna kuning minimal 90%
2.      Struktur buah keras
3.      Ukuran telah maksimal
Cara pemanenan dilakukan dengan cara manual yaitu memetik buah yang telah masak menggunakan tangan.
3. Pemanenan Buah Melon
Kreterian buah melon siap dipanen yaitu telah berumur 2 bulan (70 hari setelah tanam) dan tangkai buah sudah lepas dari tangkai atau mulai retak. Pemanenan dilakukan dengan menggunakan gunting panen atau pisau catter untuk memotong tangkai buah. Setelah pemanenan dilakukan sartasi buah menurut ukuran buah yaitu besar minimal berat buah 1,6 kg, sedang minimal 1- ,5 kg dan kecil dibawah 1 kg.
Alat yang digunakan adalah : pisau cutter, gunting potong, timbangan, kamera dan alat-alat tulis.
4. Produksi cangkok
            Produksi cangkok atau pemanenan cangkok merupakan suatu kegiatan memanen hasil pencangkokan yang telah memunuhi kreteria sebagai berikut :
1.      Telah berumur minimal 3 bulan
2.      Telah mengeluarkan akar
3.      Akar telah berwarna keoklat-coklatan
Alat-alat dalam pemanenan cangkokan :
1.      Gergaji untung memotong cangkokan
2.      Gunting potong untuk memotong cabang dan daun pada batang cangkokan
3.      Gerobak atau angkong untuk mengangkut cangkokan ke nursery
Cara pemanenan cangkok yaitu :
1.      Pilihlah cangkokan yang telah muncul akarnya dan telah berwarna putih atau kecoklat-coklatan
2.      Potong batang bagian bawah cangkokan dengan jarak 2-3 cm dengan gergaji
3.      Setelah itu, pangkas cabang dan daun pada cangkokan tersebut dan sisakan 1/3 dari jumlah daun dan cabang yang ada dengan gunting potong
4.      Kemudian letakkan cangkokan kedalam angkong atau gerobak dengan disusun rapi dan setelah itu dibawa atau dikumpulkan ke nursery untuk di tanam ke dalam media persemaian yang telah disediakan

                                    Salam perdamaian,
Semoga bermanfaat untuk kemajuan pertanian Indonesia, tulisan ini berdasarkan hasil praktikum yang saya lakukan beberapa bulan lalu disalah satu perusahaan swasta terkemuka di Indonesia, PT Arara Abadi.

Tidak ada komentar:

bagaimana pendapat anda mengenai blog ini?